Muhammad bin Ka’ab Al-Qurazhi berkata:
“Taubat nasuha mengumpulkan 4 perkara:
1. Lisan yang beristighfar,
2. Anggota badan meninggalkan kemaksiatan,
3. Hati bertekad untuk tidak mengulanginya,
4. Meninggalkan teman-teman yang buruk.”
[Tafsir albaghawy : 8/169]
Manusia tidak lepas dari kesalahan, besar maupun kecil, disadari maupun tanpa disengaja. Karena, betapapun menggunung perbuatan maksiat seorang hamba, namun pintu rahmat selalu terbuka. Manusia yang telah berbuat salah, maka diberi kesempatan untuk bertaubat kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
كُلُّ بَنِيْ آدَمَ خَطَاءٌ وَ خَيْرُ الْخَطَّائِيْنَ التَّوَّبُوْنَ. رَوَاهُ التِّرْمـِذِيُّ
"Setiap anak adam (manusia) berbuat kesalahan, dan sebaik-baiknya orang yang bersalah adalah yang bertaubat." [HR. Tirmidzi]
🍎
Allah Subhnahu wa Ta'ala menganjurkan kita untuk taubat nasuha karena hukum taubat nasuha adalah fardhu ‘ain atas setiap muslim. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَّصُوحًا
"Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya." [QS. At Tahrim: 8]
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda: "Wahai, kaum mukminin. Bertaubatlah kepada Allah, karena saya juga bertaubat kepada Allah sehari seratus kali." [HR. Muslim]
✍️Dedi budika_akmar
Home »
» 4 PERKARA DALAM TAUBAT NASUHA








Tidak ada komentar:
Posting Komentar