Hadits Qudsi Tentang Al-Fatihah

Kemuliaan Surat Al Fatihah - Rumaysho ...

Allah berfirman:

“Aku membagi shalat antara Aku dan hamba-Ku menjadi dua bagian, dan bagi hamba-Ku apa yang ia minta.”

Ketika hamba membaca:
Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin
Allah berfirman: “Hamba-Ku memuji-Ku.”

Ar-Rahmanir-Rahim
Allah berfirman: “Hamba-Ku menyanjung-Ku.”

Maliki yaumid-din
Allah berfirman: “Hamba-Ku mengagungkan-Ku.”

Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in
Allah berfirman: “Ini antara Aku dan hamba-Ku, dan bagi hamba-Ku apa yang ia minta.”

Ihdinas-shirathal mustaqim…
Allah berfirman: “Ini untuk hamba-Ku, dan bagi hamba-Ku apa yang ia minta.”

(HR. Muslim)

Penjelasan Singkat

Dalam hadits ini:

Bacaan awal Al-Fatihah (ayat 1–4) adalah pujian hamba kepada Allah.

Ayat iyyaka na’budu… adalah inti percakapan, karena Allah menyebutnya bagian antara diri-Nya dan hamba.

Ayat ihdinas-shirathal mustaqim adalah permohonan hamba, dan Allah menjanjikan mengabulkannya.

Maka setiap kali seorang mukmin membaca Al-Fatihah dalam shalat, Allah langsung membalas setiap ayat yang dibacanya — inilah yang disebut sebagai “percakapan Allah dengan hamba”. 

**** 

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Radio Islam Indonesia

LISTEN QURAN

Listen to Quran

Popular Posts

Blog Archive

Recent Posts

Pages