Kisah ini masyhur dari al-Imam al-Hasan al-Bashrī

 Arab Saudi Mau Bikin Kota Sepanjang 170 Km di Gurun Tanpa ...

 Diriwayatkan bahwa ada tiga orang datang mengadu kepadanya dengan keluhan yang berbeda:

1. Orang pertama datang mengeluh tentang kemiskinan.
→ Al-Hasan berkata: "Mintalah ampun (istighfarlah) kepada Allah."

2. Orang kedua datang mengeluh karena tidak punya anak (mandul).
→ Al-Hasan berkata: "Mintalah ampun (istighfarlah) kepada Allah."

3. Orang ketiga datang mengadu karena kekeringan tanah (butuh hujan).
→ Al-Hasan berkata: "Mintalah ampun (istighfarlah) kepada Allah."

Murid-muridnya pun bertanya: "Kenapa engkau selalu memberikan jawaban yang sama, yaitu istighfar, padahal masalah mereka berbeda-beda?"

Maka Hasan al-Bashri menjawab dengan membaca firman Allah dalam Surah Nūḥ ayat 10–12:

> فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا
يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُم مِّدْرَارًا
وَيُمْدِدْكُم بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَل لَّكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَل لَّكُمْ أَنْهَارًا
Artinya:
"Maka aku (Nuh) berkata: Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan menurunkan hujan lebat untukmu, dan memperbanyak harta dan anak-anakmu, serta mengadakan untukmu kebun-kebun dan sungai-sungai." (QS. Nūḥ: 10–12).

🔹 Dari kisah ini kita belajar bahwa istighfar bukan hanya menghapus dosa, tapi juga menjadi sebab turunnya rezeki, keturunan, dan hujan.

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Radio Islam Indonesia

LISTEN QURAN

Listen to Quran

Popular Posts

Blog Archive

Recent Posts

Pages