TERBONGKAR, TERNYATA SHALAT ISYA 4 RAKAAT SETELAH ISYA PAHALANYA SEPERTI SHALAT DI MALAM

Apa itu qiyamul lail? | Noor Academy

Abdullah bin Amru bin Al ‘Ash berkata :

✅ Siapa yang sholat (sunnah) 4 roka’at setelah (Sholat) Isya’, maka 4 roka’at tersebut seperti keutamaannya 4 ROKA’ATNYA malam Laitul Qodar.

(HR Ibnu Abi Syaibah dalam Al Mushonnaf no 7273. Sanadnya shahih).

✅ Aisyah rodliyallahu ‘anha berkata :
4 roka’at setelah (Sholat) Isya’, sebanding dengan yang semisal 4 ROKA’AT TERSEBUT pada malam Lailatul Qodar.

(HR Ibnu Abi Syaibah no 7274. Sanadnya shahih sesuai syarat Bukhari dan Muslim).

✅ Abdullah bin Mas’ud Radliyallahu ‘anhu berkata:

Siapa yang sholat (sunnah) 4 roka’at setelah (Sholat) Isya’, dia tidak memisah roka’at-roka’at tersebut dengan salam, maka 4 roka’at tersebut sebanding dengan yang semisal 4 ROKA’AT TERSEBUT pada MALAM LAYLATUL QODAR.

(HR Ibnu Abi Syaibah no 7275. Sanadnya shahih sesuai dengan syarat Bukhari dan Muslim)

Walaupun semuanya mauquf, Namun dihukumi marfu’.

Ibnu ‘Abbas berkata :
Aku pernah menginap di rumah bibiku maimunah binti Al Harits istri Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam. Maka Nabi sholat Isya, lalu pulang ke rumahnya dan sholat empat raka’at. Lalu beliaupun tidur..”

(HR Al Bukhari no 117 dan 665).

Hadits-hadits di atas kuat sanadnya, dan bisa dijadikan sandaran amalan -wallahu a’lam

✅ Shalat 4 Rakaat sebagai mana yang dimaksud di atas BUKAN SHALAT RAWATIB BA'DIYAH ISYA, karena jumlah rawatib ba'diyah Isya telah dijelaskan dalam hadits lain, yaitu jumlahnya 2 roka'at. Jadi setelah sholat fardhu Isya, kita sholat sunnah rowatib ba'diyah Isya 2 raka'at, lalu sholat sunnah 4 raka'at ini. Wallahu a'lam

✅ Tata caranya adalah sebagaimana yang dijelaskan oleh 'Abdullah bin Mas'ud Radhiyallahu 'anhu, yaitu 2 tahiyat dan satu salam.


Wallahu a'lam. Ustadz Badru

Share:

AMALAN-AMALAN BERPAHALA SEPERTI SHALAT MALAM (10) NIAT SHALAT MALAM SEBELUM TIDUR

 Qiyamul Lail Artinya Ibadah di Malam ...

Meniatkan qiyamul lail sebelum tidur

Dari Abu Darda I, merafa’kannya kepada Nabi H, beliau bersabda,

«مَنْ أَتَى فِرَاشَهُ وَهُوَ يَنْوِي أَنْ يَقُومَ يُصَلِّي مِنْ اللَّيْلِ  فَغَلَبَتْهُ عَيْنَاهُ حَتَّى أَصْبَحَ  كُتِبَ لَهُ مَا نَوَى  وَكَانَ نَوْمُهُ صَدَقَةً عَلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ عَزَّ وَجَلَّ»

“Barangsiapa mendatangi tempat tidurnya, sementara dia berniat untuk berdiri shalat malam, lalu (kantuk) kedua matanya mengalahkannya hingga subuh, maka dituliskan baginya apa yang telah dia niatkan. Dan jadilah tidurnya (tadi malam) merupakan sedekah dari Tuhan-nya E untuknya.” ([1])

Tahukah engkau pentingnya niat, bahwa ia mengalir pada aliran amal?! Karenanya kita dapati keriskanan orang yang tidur tanpa berniat akan melaksanakan shalat fajar pada waktunya, padahal untuk kerja dan sekolahnya engkau dapati mereka bersusah-payah memasang alarm.

Orang seperti ini terus menerus melakukan salah satu dosa besar. Jika meninggal dalam keadaan seperti itu, berarti telah “su’ul khâtimah” (buruk pengakhirannya) -kita berlindung kepada Allah dari padanya-.

Adapun orang yang meniatkan bangun untuk shalat fajar dan telah mencurahkan tenaga untuk sebab-sebab hal itu kemudian dia tidak bangun, maka tidak ada celaan atasnya karena tidak ada kelalaian dalam tidur. Kelalaian itu ada dalam keadaan terjaga.

_______________

Footnote:

([1]) HR. an-Nasai (1787), Ibnu Majah (1344) dan dihasankan oleh al-Albani dalam Shahih al-Jami’ (5941).

Untuk lebih lengkapnya, Yuk baca artikel ini di website attabiin.com pada url:
https://www.attabiin.com/amalan-amalan-berpahala-seperti-shalat-malam-10-niat-shalat-malam-sebelum-tidur/

Share:

TIDAK SELAYAKNYA BAGI ORANG MUKMIN MENDOAKAN AMPUNAN DAN RAHMAT BAGI MAYAT ORANG KAFIR

 Jangan Takut dan Ragu dalam Berdoa ...

Beredar meme ucapan bela sungkawa dari seorang tokoh yang mengaku beragama Islam atas kematian pemimpin ahli kitab abad ini. Dia juga berdoa agar Allah menerima amal orang kafir tersebut.ada juga yang mendoakan Husnul khatimah.Waliytadzubillah

Apa jawaban Allah?

Mari kita simak:

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

قُلْ هَلْ نُـنَبِّئُكُمْ بِا لْاَ خْسَرِيْنَ اَعْمَا لًا

"Katakanlah (Muhammad), "Apakah perlu Kami beri tahukan kepadamu tentang orang yang paling rugi perbuatannya?""
(QS. Al-Kahf 18: Ayat 103)

اَ لَّذِيْنَ ضَلَّ سَعْيُهُمْ فِى الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا وَهُمْ يَحْسَبُوْنَ اَنَّهُمْ يُحْسِنُوْنَ صُنْعًا

"(Yaitu) orang yang sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia, sedangkan mereka mengira telah berbuat sebaik-baiknya."
(QS. Al-Kahf 18: Ayat 104)

اُولٰٓئِكَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا بِاٰ يٰتِ رَبِّهِمْ وَلِقَآئِهٖ فَحَبِطَتْ اَعْمَا لُهُمْ فَلَا نُقِيْمُ لَهُمْ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ وَزْنًـا

"Mereka itu adalah orang yang mengingkari (tidak percaya) kepada ayat-ayat Tuhan mereka (Al Quran) dan terhadap pertemuan dengan-Nya. Maka sia-sia amal mereka, dan Kami tidak memberikan penimbangan terhadap (amal) mereka pada hari Kiamat."
(QS. Al-Kahf 18: Ayat 105)

Dengan ayat-ayat di atas, maka telah jelas bahwa amal orang kafir itu sia-sia, tidak diterima Allah Ta'ala.

Bahkan lebih jauh, mendoakan rahmat dan ampunan bagi seseorang yang mati kafir adalah perbuatan haram.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

مَا كَا نَ لِلنَّبِيِّ وَا لَّذِيْنَ اٰمَنُوْاۤ اَنْ يَّسْتَغْفِرُوْا لِلْمُشْرِكِيْنَ وَ لَوْ كَا نُوْۤا اُولِيْ قُرْبٰى مِنْۢ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمْ اَنَّهُمْ اَصْحٰبُ الْجَحِيْمِ

"Tidak pantas bagi Nabi dan orang-orang yang beriman memohonkan ampunan (kepada Allah) bagi orang-orang musyrik sekalipun orang-orang itu kaum kerabat(nya) setelah jelas bagi mereka bahwa orang-orang musyrik itu penghuni Neraka Jahanam."
(QS. At-Taubah 9: Ayat 113)
.
Sedangkan orang yang mengatakan bahwa Allah adalah salah satu Tuhan di antara tiga tuhan, maka jelas dia itu adalah orang yang mensekutukan Allah (musyrik).

والله أعلمُ بالـصـواب

Tauhid Manhaj & Aqidah

Alhamdulillah kita pantas bersuka cita dengan kematiannya !!!

•┈┈┈•❒ MENITI JALAN SELAMAT ❒•┈┈┈•

Share:

Radio Islam Indonesia

LISTEN QURAN

Listen to Quran

Popular Posts

Blog Archive

Recent Posts

Pages